Saya ini orang jawa asli. Tinggalnya dimana? Ya pasti di pulau Jawa. Pake bahasa apa?…ya pasti bahasa jawa rek. Bahasa jawa pun ada berbeda-beda. Ada bahasa jawa yang halus, baik atau yang biasa dikenal dengan nama Krama inggil dan ada juga bahasa jawa yang kedengarannya kasar yaitu bahasa jawa ngoko. Kebanyakan yang memakai karma inggil adalah orang-orang di jawa tengah atau Jogjakarta. Sedangkan, kebanyakan orang Surabaya termasuk saya menggunakan bahasa jawa yang terdengar kasar. Jika dibandingkan antara kedua macam bahasa jawa tersebut, jelas yang lebih baik adalah karma inggil, si jawa yang baik. Umumnya, digunakan oleh para orang tua terutama kakek nenek. Tetapi, ada juga anak muda yang menggunakan bahasa karma inggil jika berbicara kepada orang tua supaya kelihatan sopan . Hanya saja bisa dihitung, karena banyak sekali anak muda yang masih kaku jika harus berbicara seperti itu. Jujur, saya sendiri sebagai orang jawa juga masih kaku dan rasanya aneh saja. Padahal, itu penting. Itung-itung melestarikan bahasa jawa yang baik. Biasanya saya kalau berbicara pada orang yang lebih tua menggunakan bahasa Indonesia. Kalau dipikir-pikir nggak salah juga sih, kan orang Indonesia. Cinta bahasa Indonesia….. Dulu sewaktu SMP, kalau ada pr sekolah yang ada hubungannya sama karma inggil, pasti Tanya ke nenek. Nenekku jago banget tuh. Saya jadi kepikiran kalau besok sudah jadi nenek-nenek. Kalau cucu saya Tanya gimana ya? Bisa sih bisa …tapi sedikit…..